Tersangka Pembacokan Ketahui Posisi Korban Gara-gara Foto di Media Sosial

  • Oleh Ramadani
  • 13 Juni 2019 - 22:46 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Aksi pembacokan terhadap mantan kepala desa, Askameng, yang dilakukan Sukarni beserta anaknya berawal dari dendam. Selain itu, dendam itu dipicu setelah tersangka mengetahui korban sudah bebas dari penjaran.

Pasalnya, korban mengupload foto pesta minuman kerasnya ke media sosial. Tepatnya, foto Askameng bersama rekan-rekannya yang main musik sambil menenggak minuman keras di Jalan Jenderal Sudirman.

Unggahan tersebut diketahui Sukarni setelah mendapat informasi. Mengetahui Askameng sudah keluar dari penjara dan asyik pesta minuman keras, niat balas dendam Sukarni pun muncul.

Dia langsung menuju lokasi kejadian dengan membawa anaknya untuk menghabisi nyawa korban. Mereka masing-masing membawa parang.

Di lokasi kejadian, Sukarni beserta anaknya tanpa basa-basi langsung membacokkan parang ke korban. Rekan Askameng memang sempat melerai.

"Sementara dugaan motifnya karena dendam. Kedua terduga pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Batara. Kasus ini masih kita selidiki," kata Kasat Reskrim Polres Barito Utara, AKP Samsul Bahri. (RAMADHANI/B-11)

Berita Terbaru