Wakil Wali Kota Juga Sebut Kearifan Lokal Harus Tetap Dijaga

  • Oleh Budi Yulianto
  • 25 Juni 2019 - 19:16 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah sangat sepakat dengan apa yang disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran.

Yakni terus menjaga kearifan lokal jika Kalteng ditetapkan sebagai ibu kota pemerintahan Republik Indonesia.

"Kearifan lokal harus tetap ada," kata Umi Mastikah seusai mengikuti rapat pembahasan rencana pemindahan ibu kota pemerintahan RI di Aula Eka Hapakat, lantai III, kantor gubernur, Selasa, 25 Juni 2019.

Rapat ini dipimpin langsung gubernur. Umi memastikan siap menyiapkan data sebagaimana instruksi gubernur dalam rapat.

Sebelumnya gubernur meminta agar kepala daerah di dua kabupaten dan satu kota benar-benar mempersiapkan semua data. Baik dari sisi tanah, kondisi air dan lain-lain.

Di sisi lain gubernur menyebut tidak memiliki ambisi ibu kota pemerintahan harus pindah ke Kalteng. Namun jika pemerintah pusat memutuskan Kalteng yang dipilih, ia memastikan siap.

Andai kata itu benar terjadi, gubernur meminta agar kearifan lokal tetap dijaga. Termasuk meminta keadilan untuk masyarakat Kalteng supaya ke depan tidak terpinggirkan. (BUDI YULIANTO/b-6)

Berita Terbaru