Patah Tulang Belakang, 1 dari 7 Korban Bus Yessoe bakal Dirujuk ke Rumah Sakit Lain

  • Oleh Wahyu Krida
  • 02 Juli 2019 - 00:06 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dari tujuh korban kecelakaan bus Yessoe yang dirujuk ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, ternyata ada satu orang yang harus dilakukan observasi khusus lantaran mengalami cidera parah.

Kasi Pelayanan Rawat Inap RSSI Aimandinata, Senin, 1 Juli 2019, menjelaskan pasien tersebut atas nama Sandi Aries S. Korban mengalami patah tulang belakang.

"Karena keterbatasan sarana dan prasarana di RSUD Sultan Imanuddin, rencananya operasi pada pasien tersebut bakal dilakukan di rumah sakit lain yang lebih lengkap. Bisa di Semarang atau di kampung halaman pasien itu sendiri yaitu di Medan, Sumatera Utara," ujar Aimandinata.

Namun, mengenai waktu keberangkatannya dan lokasi pasien tersebut bakal dirujuk, masih belum diputuskan.

"Selain mempertimbangkan permintaan keluarga pasien, kita juga masih memantau apakah pasien tersebut sudah bisa dibawa atau tidak. Lantaran kita harus menunggu kondisi pasien tersebut stabil," jelas Aimandinata lagi.

Selain Sandi Aries, korban akan dioperasi RSUD Sultan Imanuddin, begitu pula dengan dan perawatan mereka.

"Ada tiga pasien yang akan dilakukan tindakan operasi di RSUD Sultan Imanuddin yaitu Edi Suratin, Supriadi, dan Rifi Hamdhani. Mereka rata-rata mengalami cidera patah tulang di bagian tangan," pungkas Aimandinata. (WAHYU KRIDA/B-3)

Berita Terbaru