Pemkab Katingan Adakan Pertemuan dengan Petani Bahas Harga Rotan

  • Oleh Abdul Gofur
  • 04 Juli 2019 - 14:02 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Pemerintah Kabupaten Katingan mengadakan pertemuan dengan puluhan petani, Kamis, 4 Juli 2019. Pertemuan itu agendanya membahas harga rotan yang murah.

Pertemuan ini dibuka langsung Sekda Katingan, Nikodemus. Turut hadir perwakilan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalteng, pegiat lingkungan, yakni WWF Indonesia, dan USAID Lestari.

Kegiatan itu bertajuk focus grup discussion membangun kebijakan tata niaga rotan agar berpihak kepada masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Industri dan UMKM Kabupaten Katingan, Saptul Anwar, dalam kurun beberapa tahun terakhir harga rotan mentah di tingkat petani turun drastis. Bahkan saat ini harga rotan asalan itu kurang dari Rp 100 ribu per kwintal atau per pikulnya.

Harga yang anjlok ini menyebabkan tidak jarang petani berhenti memotong rotannya, dan beralih dengan usaha lain yang dinilai menjanjikan.

Saptul Anwar menambahkan, sejak pemerintah memberlakukan larangan ekspor rotan mentah, lambat laun petani atau pemilik kebun rotan ini menjerit.

Padahal, rotan yang dulunya merupakan andalan warga menopang kebutuhan tiap hari. Kemudian harganya murah, sehingga tidak bisa lagi diandalkan seperti sebelumnya.

Melalui pertemuan dengan petani rotan ini, pihaknya merumuskan stratrategi mengatasi permasalahan.

Misalnya, membuat suatu pertimbangan kepada pemerintah pusat dalam pemberlakuan larangan ekspor bagi rotan, pengoptimalan kinerja BUMD melalui pendirian unit layanan atau kantor pemasaran di luar negeri, dan membuat perda atau perbup tentang retribusi jasa layanan di UPT Rotan Hampangen. (ABDUL GOFUR/B-11)

Berita Terbaru