Korban Tewas Tabrak Belakang Truk Fuso Merupakan Pelajar SMP

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 09 Juli 2019 - 17:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Korban kecelakaan yang tewas akibat menabrak truk puso ternyata masih di bawah umur. Bahkan masih berstatus pelajar salah satu SMP di Kotawaringin Timur.

"Korban meninggal dunia setelah menabrak truk fuso yang sedang rusak di Jalan HM Arsyad km 17, Desa Bapeang, masih berstatus pelajar SMP," kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kasat Lantas AKP Yudha Setiawan, Selasa, 8 Juli 2019. 

Kecelakaan terjadi pada Senin, 8 Juli 2019, sekitar pukul 21.40 WIB, di Jalan HM Arsyad km 17. Saat itu truk fuso mengangkut kelapa dengan nomor polisi L 8740 LY, datang dari arah Samuda menuju Sampit. 

Di lokasi kejadian, tiba-tiba setir truk tersebut mengalami kerusakan, sehingga langsung berhenti di tempat. Saat penumpang dari truk itu turun untuk memasang tanda parkir, tiba-tiba dari jalur melaju motor yang dikendarai korban dan menabrak bagian belakang truk. 

Korban mengalami luka parah di bagian dada dan kepala. Dan korban tewas di tempat kejadian.

"Korban tewas di tempat kejadian, dan langsung dibawa menggunakan mobil ambulan ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Murjani Sampit," kata Yudha. 

Saat ini kasus kecelakaan lalu lintas tersebut masih ditangani satlantas. Barang bukti kendaraan sudah diamankan, untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru