Bupati Barito Timur Tandatangani Nota Kerjasama bersama PT Hasnur Jaya Utama

  • Oleh Prasojo Eko Aprianto
  • 10 Juli 2019 - 23:30 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas tandatangani Nota Kesepahaman dan Kerjasama (NKK) Penggunaan dan Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Alam pada kawasan Hutan Produksi IUP-HHK-HA PT Hasnur Jaya Utama (HJU), Rabu 10 Juli 2019 di Aula Rapat Bupati, Tamiang Layang.

"NKK ini juga sekaligus pencanangan obyek wisata Alam Riam Kendong Desa Batuah Kecamatan Raren Batuah," Ucap Ampera.

Dijelaksan Ampera, Selain Obyek Wisata Alam di Kecamatan Raren Batuah, juga terdapat Obyek Wisata lain di wilayaj kecamatan Dusun Tengah seperti Riam Kusing, Riam Palalang, Air Terjun Sentaki, dan Panorama Alam Gunung Kasali di Deaa Muara Awang dan Desa Sumbergarunggung yang semuanya masuk dalam kawasan produksi yang telah diberikan izin pemanfaatannya kepada PT HJU oleh pemerintah pusat.

"Pemda Bartim telah mengambil langkah-langkah kebijakan untuk perwujudan rencana daerah berdasarkan RIPPD, RTRW, Dokumen Kajian lainnya dan survey lapangan langsung oleh OPD terkait, tentu seiring dan sejalan kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi melalui aspek yang legal dalan pengelolaan obyek wisata alam dalam kawasan hutan yang terbebani izin," Tutur ampera.

Lanjut Ampera, Sebagaimana kebijakan pemerintah pusat bahwa pengelolaan maupun pengawasan hutan produksi tetap maupun terbatas yang telah terbebani izin maupun yang belum, dilimpahkan kewenangannya kepada Unit Pelaksana Teknis KPHP Barito Hilir Unit VII dan XIV.

"Dinas Kebudayaan, Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bartim untuk melaksanakan serangkaian koordinasi konsultasi ke Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, dan dinas Kehutanan Provinsi Kalteng serta BPK RI perwakilan kalteng bahwa kebijakan kita telah sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku serta telah direstui pelaksanaannya," Ungkap Ampera.

"Untuk itu Obyek Wisata alam Riam Kendong leding sektor dan semua OPD teknis terkait untuk bersama-sama menata dan mengembangkan sesuai tupoksi dan pihak terkait maupun tidak tekait langsung serta masyarakat mari bersama-sama menduking, menjaga dan memelihara obyek daya tarik wisata agar dapat berdaya guna dan berhasil guna sebagaimana yang kita harapkan bersama," timpalnya. (PRASOJO/B-2)

Berita Terbaru