Lahan Pertanian di Desa Eka Bahurui Jadi Destinasi Wisata Baru di Kotim

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 15 Juli 2019 - 14:12 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Seusai menjadi tuan rumah Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (Peda KTNA) ke XII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, kawasan pertanian di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, akan dijadikan agrowisata.

Saat ini, sejumlah lahan pertanian di desa itu memang menjadi destinasi wisata baru bagi masyarakat Kotim. Terutama bagi warga yang suka berswafoto di lokasi pertanian yang sudah tertata rapi.

"Cukup menarik pertanian di desa ini. Tampak seperti taman dan sangat bagus untuk menjadi latar belakang berswafoto atau selfie," ujar Fauzan Nurahman, anggota komunitas sepeda yang datang ke lokasi itu, Senin, 15 Juli 2019.

Fauzan datang bersama sejumlah anggota komunitasnya. Mereka berfoto bersama sambil menikmati pemandanganan tanaman hijau seperti jagung, semangka, cabai, brokoli, tomat, kacang panjang, serta sayuran lainnya. 

Selain itu, petani di desa tersebut juga menyediakan semacam lorong yang menjadi tempat sayur merambat. Pemandangan itu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. 

"Kalau datang ke sini sungguh nikmat, tidak ada polusi seperti di perkotaan. Udaranya sangat asri. Sehingga sangat nyaman untuk menikmati hari libur dengan keluarga," tutur Fauzan. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kotim I Made Dikantara, mengaku sangat bersyukur dengan adanya salah satu desa yang menjadi percontohan desa agrowisata di Kotim.

Ia berharap, ke depan akan semakin banyak bermunculan desa agrowisata lainnya. 

"Dampak dari Peda KTNA juga berperan besar terhadap desa agro wisata di Desa Eka Bahurui ini," ujar Made. 

Ia turut pula berharap, adanya desa agrowisata di desa tersebut, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Karena semakin banyak wisatawan yang datang ke tempat itu. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)

Berita Terbaru