PPDB Sudah Berlalu, Hentikan Perdebatan Soal Sistem Zonasi

  • Oleh Testi Priscilla
  • 18 Juli 2019 - 12:02 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah meminta agar masyarakat menghentikan perdebatan soal sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru atau PPDB.

Terutama karena saat ini para siswa baru justru telah memasuki masa pengenalan lingkungan sekolah atau MPLS.

"Sistem zonasi merupakan sistem yang memperhatikan jarak antara sekolah dan domisili peserta didik, namun tetap ada persentase prestasi dan kepindahan. Jadi sebenarnya tidak ada masalah. Makanya kita minta masyarakat hentikan sudah perdebatan dan polemik mengenai PPDB ini," kata Mukarramah, Kamis, 18 Juli 2019.

Menurutnya harus diakui tidak sedikit warga yang belum memahami bagaimana proses PPDB dengan sistem zonasi.

"Sistem zonasi berbanding terbalik dengan penerapan sistem PPDB sebelumnya yang tidak berdasarkan domisili. Ini mungkin cukup membingungkan karena baru. Tapi kita minta agar dinas pendidikan bisa gencar melakukan sosialisasi untuk PPDB tahun depan supaya polemik seperti tahun ini tidak terjadi lagi," tegasnya.

Diakui memang secara umum sistem zonasi ini akhirnya membatasi minat anak untuk masuk ke salah satu sekolah yang diinginkannya saat memang harus terbentur dengan aturan domisili.

"Namun kita berkeyakinan bahwa sistem zonasi ini secara tidak langsung memiliki dampak positif juga terhadap peserta didik yakni mempercepat aksestabilitas anak dari rumah menuju sekolah. Selain itu juga akan ada pemerataan pendidikan," pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)

Berita Terbaru