Kebakaran Hutan dan Lahan Diduga Unsur Kesengajaan

  • Oleh Budi Yulianto
  • 30 Juli 2019 - 21:40 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Kota Palangka Raya dan daerah lain diduga karena unsur kesengajaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Kalau kejadian alam, saya pikir tidak. Ini memang sepertinya unsur kesengajaan. Saya nggak tahu motifnya apa," kata Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, Selasa, 30 Juli 2019.

Ia menuturkan, tim satuan tugas yang telah dibentuk masih terus melakukan patroli di daerah rawan guna mengantisipasi terjadinya Karhutla. Termasuk bertugas melakukan pemadaman jika ada kejadian.

"Titik kejadian yang cukup tinggi ada di Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau," ungkapnya.

Di sisi lain, Badan Restorasi Gambut atau BRG juga berupaya menjalankan operasi pemeliharaan 9.000 unit sumur bor yang telah dibangun tahun sebelumnya.

Rencananya, tahun ini kembali membangun 1.555 unit di daerah baru atau kawasan yang sebelumnya belum dibangun sumur bor oleh BRG.

Kepala BRG Nazir Foead mendukung langkah pencegahan yang dilakukan pemerintah dengan melibatkan pihak terkait. Termasuk juga mendukung penindakan tegas lewat jalur hukum andai langkah imbauan tidak mempan. (BUDI YULIANTO/B-5/ADV)

Berita Terbaru