Pemkab Katingan Gelar Rapat Koordinasi Tim Terpadu Pembubaran Lokalisasi

  • Oleh Abdul Gofur
  • 06 Agustus 2019 - 10:02 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Pemkab Katingan menggelar rapat koordinasi tim terpadu pembubaran lokalisasi prostitusi di aula Bappelitbang Kasongan, Selasa, 6 Agustus 2019 pagi ini.

Sekda Katingan Nikodemus membuka rapat koordinasi tim terpadu pembubaran lokalisasi prostitusi ini.

Sejumlah pihak atau intansi terkait hadir pada rakor ini, seperti perwakilan Dinas Sosial Kalteng, Kabag Ops Polres Katingan, Kompol Arifin, Kapolsek Katingan Hilir Iptu Nurheriyanto, perwakilan Perwira Penghubung Kodim Sampit 1015 di Kasongan, sejumlah camat, anggota Satpol PP, perwakilan Dinas Kesehatan dan undangan lainnya termasuk perwakilan dari MUI Katingan.

Dalam kesempatan ini Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Katingan, Alpianoor menyampaian dua lokalisasi prostitusi yang bakal dibubarkan di Kabupaten Katingan itu yakni di Km 19 Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir dan Bukit Tenjek Desa Samba Danum Kecamatan Katingan Tengah.

Pada tahun 2018 saat awal verifikasi, kata Alpianoor jumlah pegawai seks komersial atau PSK di dua lokaslisasi ini berjumlah 155 orang.

Rinciannya di Km 19 Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir sebanyak 105 orang, dan di Bukit Tenjek Desa Samba Danum Katingan Tengah berjumlah 50 orang.

Namun saat verifikasi validasi awal tahun 2019, jumlah PSK di dua tempat itu berkurang. Yakni di Km 19 Desa Hampalit sebanyak 65 orang, dan di Bukit Tenjek berjumlah 35 ornag sehingga total di dua lokalisasi ini berjumlah 105 orang. (ABDUL GOFUR/B-5)

Berita Terbaru