Project Pulau Salat, Langkah SMSS Lestarikan Orangutan

  • Oleh Agus Priyono
  • 09 Agustus 2019 - 19:52 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Project pulau salat menjadi salah satu langkah yang menjadi andalan bagi PT. Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) dalam melestarikan salah satu satwa yang menjadi primadona di Kalimantan yakni orangutan.

Bersama Borneo Orangutan Savior Foundation (BOSF), project Pulau Salat dibentuk untuk menjadi rumah bagi orangutan. Sudah cukup banyak orangutan yang dirawat dan dilatih untuk bisa hidup di alam liar nanti.

Chief Financial Officer (CFO) SSMS, Nicholas J. Whittle mengaku bangga bisa bekerjasama dengan BOSF dalam menjalankan project yang sangat penting ini. 

Ditambah lagi project yang baru diresmikan pada 2018 ini langsung mendapat respon dari lembaga kelas dunia yakni USAID dan juga US Congress untuk melihat langsung project tersebut.

"Awalnya, pada saat dimulainya project ini, dan dari penjelasan dari piya BOSF, kami bersama menyiapkan sebuah lahan yang memang khususu untuk penangkaran orangutan. Dengan berada di sini orangutan itu bisa dipersiapkan untuk hidup di alam liar," ujar Nicholas J. Whittle. Jumat, 9 Agustus 2019.

Hari ini pihak BOSF bersama SSMS dan juga USAID telah melakukan pra-pelepasan sepasang orangutan sebagai persiapan juga pengenalan mengenai habitatnya, agar timbul insting sebagai hewan liar pada sepasang orangutan yang diberinama Bonbon dan Kheal itu. (AGUS/B-6)

Berita Terbaru