Masyarakat Mulai Kesulitan Dapat Ait Bersih

  • Oleh Naco
  • 12 Agustus 2019 - 18:56 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur Syahbana mengatakan, kemarau kali ini memicu kekeringan lahan. Selain itu, sebagian masyarakat juga mulai kesulitan mendapatkan air bersih. 

"Selain munculnya titik api persoalan lain yang dihadapi, kini masyarakat kesulitan air bersih," kata Syahbana, Senin, 12 Agustus 2019.

Menurut Syahbana, banyak sumur tradisional hingga sumur bor milik masyarakat kekeringan. Kondisi ini dikhawatirkan akan membuat masalah yang dihadapi masyarakat bertambah.

"Di satu sisi kita sibuk urusan memadamkan api. Tapi di satu sisi sibuk juga mencukupi kebutuhan air bersih," kata Syahbana.

Syahbana menekankan, agar pemkab bisa memerhatikan persoalan ini. Apalagi jika kemarau ini terjadi hingga beberapa bulan ke depan.

"Harus ada solusi. Jangan sampai dibiarkan masyarakat kesulitan dapat air bersih. Karena ini berkaitan dengan kebutuhan dan kesehatan masyarakat," tandasnya. (NACO/B-11)

Berita Terbaru