Kelakar Kaltim tentang Ibukota RI Tak Perlu Ditanggapi Serius

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 21 Agustus 2019 - 19:20 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengamat Politik Reza Zaki menilai kelakar dan klaim Provinsi Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Pemerintahan RI tidak perlu ditanggapi serius. 

“Klaim itu hanya setingan yang sebenarnya tidak perlu digubris oleh Pemerintah dan publik Kalteng,” kata pengajar di Fakultas Politik Universitas Muhammadiah Palangka Raya ini, Rabu, 21 Agustus 2019.

Menurutnya, Kalimantan Tengah harus tetap optimis dengan keunggulan-keunggulan dari berbagai segi. Keunggulan ini perlu diperkuat dengan peningkatan-peningkatan dan pengembangan.

Ia juga menilai calon Ibu Kota pemerintahan tidak perlu dilihat sebagai kompetisi oleh para politisi atau pemerintah daerah. 

“Sangat disayangkan kalau para elit politik masih menganggap ini (Ibu Kota Negara) berparadigma kompetitif,” terangnya.

Ia berpandangan akan lebih baik jika paradigma pemerintahan sekarang bergeser pada pendulum pemerintahan kolaboratif.

“Jadi sangat ketinggalan kalau kita di Kalimantan masih berpegang pada paradigma pemerintahan persaingan,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-2)

Berita Terbaru