Ini Modus PS Lecehkan Mahasiswinya

  • Oleh Agus Priyono
  • 28 Agustus 2019 - 22:32 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dalam melakukan tindak pelecehan seksual terhadap mahasiswinya, oknum dosen yang juga kepala program studi (Kaprodi) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Palangka Raya (UPR) berinisial PS memiliki banyak modus.

Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Presman mmengatakan, modus yang dilakukan pelaku untuk melancarkan aksinya adalah saat para mahasiswi tersebut melakukan bimbingan skripsi mereka kepada tersangka PS.

Bukan hanya skripsi, bahkan saat konsultasi terkait Kartu Rencana Studi (KRS) para mahasiswi tersebut harus merasakan kebejatan dari tersangka. Termasuk juga saat para mahasiswi itu berkonsultasi terhadap hasil nilai yang didapatkan dari mata kuliah dosen tersebut.

“Dari para mahasiswi yang sudah cerita kepada kami, katanya kejadian itu saat bimbingan ataupun konsultasi, mulai dari skripsi bahkan konsul pengisian KRS, bahkan konsul masalah nilai pun mereka dilecehkan oleh oknum dosen itu,” ujar Presman melalui telepon, Rabu, 28 Agustus 2019.

Ia menambahkan, pelecehan yang diterima oleh para mahasiswi tersebut, di antaranya, oknum dosen itu menyentuh bahkan memegang organ intim dari mahasiswinya. Ada juga para mahasiswi itu dipaksa oleh sang dosen untuk memegang alat vital tersangka pada saat bimbingan tersebut.

“Banyak yang mengeluh seperti itu, tapi hanya enam orang yang berani menindaklanjuti. Sebelumnya sudah ada laporan ke BEM, tapi korban mengaku takut untuk menindaklanjuti kasusnya dengan alasan yang bervariasi,” pungkasnya. (AGUS/B-2)

Berita Terbaru