Pemkab Kotawaringin Timur Perlukan Partisipasi untuk Penanganan Kawasan Kumuh

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 03 September 2019 - 15:22 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Saat ini Pemkab Kotawaringin Timur memerlukan partisipasi masyarakat, dunia usaha, lembaga peduli lingkungan, maupun stakeholder, dan lainnya untuk penanganan kawasan kumuh.

"Penanganan kawasan kumuh ini bukan hanya tugas pemerintah semata, namun diperlukan partisipasi semua pihak," kata Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri, saat peresmian bantuan pemerintah untuk masyarakat (BPM) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tahun 2019, di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Selasa, 3 September 2019. 

Dia juga mengajak seluruh pihak, agar bahu membahu bersama mewujudkan serta menciptakan lingkungan permukiman yang layak, sehat, asri, lestari, dan berkelanjutan. Dengan selalu mengedepankan prinsip kolaborasi. 

"Kolaborasi adalah kunci utama dalam penanganan kawasan kumuh ini," kata Taufiq. 

Dia juga meminta agar seluruh satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) di Kotim ini dapat mengambil peran masing-masing. Dengan bergerak bersama dan mendukung Program Kotaku. 

"Saya harap program pengentasan kekumuhan ini harus terwujud. Sehingga bisa berdampak baik untuk masyarakat di daerah ini," harap Taufiq. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru