Ini Upaya Petani Keramba di Kasongan Selamatkan Ikan Akibat Sungai Katingan Surut

  • Oleh Abdul Gofur
  • 10 September 2019 - 16:56 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Sudah ratusan dan bahkan ribuan ikan keramba milik warga Kasongan yang mati akibat Sungai Katingan surut sejak beberapa hari terakhir ini. Petani keramba di Kasongan berupaya selamatkan ikan akibat Sungai Katingan surut.

Sejumlah petani atau pemilik keramba ikan terpaksa memanen ikannya lebih awal guna menghindari banyak kerugian akibat ikan mati. Sebagian petani lainnya bahkan kecolongan karena sebelum dipanen ternyata ikan yang ada di keramba banyak mati.

Namun tidak sedikit petani yang berusaha agar ikan kerambanya tetap hidup, sebab belum waktunya dipanen alias masih kecil.

Seperti yang dilakukan Badar, warga Kampung Banjar Kelurahan Kasongan Lama Kecamatan Katingan Hilir.

Menurut pria paruh baya ini saat ditemui borneonews.co.id Selasa, 10 September 2019, dirinya terpaksa memindahkan sebagian ikan kerambanya agak ke tengah sungai yang airnya mengalir.

"Caranya keramba yang kosong kita tarik ke tengah untuk ditempatkan di air yang mengalir, baru kemudian ikan di keramba yang dipinggir ini kita pindah sedikit-sedikit pakai CES," ujar Badar.

Selain itu, katanya, untuk keramba yang minim dialiri air dirinya terpaksa mengurangi jumlah pakan ikannya. Hal ini dilakukan agar ikan tetap dalam kondisi hidup. Sebab biasanya jika kondiri air tenang jumlah pakannya diberikan secara penuh, maka kadang ikan yang ada banyak mati.

"Karena sisa pakan yang ada itu tidak larut terbawa arus, sehingga mungkin menimbulkan racun sehingga ikan banyak mati," tutur dia.

Selain hal tersebut, Badar juga mengaku menabur garam di sekeliling kerambanya. Hal ini dilakukan agar di dalam keramba terdapat oksigen yang cukup, juga dapat menjernihkan air.

"Harapan kami hujan bisa segera turun dan air Sungai Katingan ini bisa kembali pasang, kalau seperti ini terus kita belum bisa menabur bibit ikan lagi," harap Badar. (ABDUL GOFUR/B-2)

Berita Terbaru