Jumlah Penderita ISPA di Buntok Mencapai 5.614 Orang dalam 3 Bulan

  • Oleh Uriutu
  • 11 September 2019 - 14:46 WIB

BORNEONEWS, Buntok - Kabut asap kiriman yang menyelimuti wilayah Barito Selatan menyebabkan peningkatan jumlah penderita ISPA. Bahkan, dalam tiga bulan terakhir totalnya mencapai 5.614 orang.

"Pada Juni jumlah penderita ISPA sekitar 1.185 orang, kemudian bulan Juli berjumlah 1.700 orang, dan Agustus sekitar 2.729 orang. Ada peningkatan dalam tiga bulan terakhir," kata Kepala Dinas Kesehatan Barsel, Djulita K Palar, Rabu, 11 September 2019.

Untuk meminimalisasi berbagai penyakit yang bisa ditimbulkan kabut asap, pihaknya rutin membagikan masker kepada masyarakat dan sekolah-sekolah.

Sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat dan peserta didik saat beraktivitas di luar ruangan, agar menggunakan masker.

"Banyak konsumsi air putih karena kabut asap rentan dengan penyakit ISPA atau infeksi saluran pernapasan akut," beber dia.

Dia menambahkan, kabut asap yang ditimbulkan dari kebakaran lahan sangat berbahaya bagi kesehatan. Selain menyebabkan ISPA juga bisa menimbulkan iritasi pada bagian mata, dan gangguan kesehatan lainnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Barsel, Su’aib mengatakan, dengan kondisi ini pihaknya masih belum menentukan pengundur jam belajar sekolah atau diliburkan.

"Karena kita menunggu informasi dari Dinkes Barsel, apakah kualitas udara sudah sampai tahap berbahaya atau belum. Jika sudah berbahaya maka ada kemungkinan untuk diliburkan atau dipangkas jam belajarnya," ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-11)

Berita Terbaru