Kabut Asap Pekat di Pangkalan Bun, Membuat Jarak Pandang Terbatas

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 12 September 2019 - 07:58 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa titik wilayah Pangkalan Bun, membuat kabut asap kian pekat sehingga membuat jarak pandang terbatas, Kamis pagi, 12 September 2019.

Berdasarkan pantauan Borneonews, sekitar pukul 07.00 WIB asap masih nampak pekat, dan jarak pandang terbatas sampai pukul 08.00 asap berangsur menipis.

Mulai dari Jalan Abdul Ancis, Jalan Hasanuddin, Jalan Pangeran Antasari hingga terkahir di Sungai Arut. Bahkan saat Borneonews sampai di kawasan water front city, kelurahan Mendawai, rumah - rumah yang ada di sebrang sungai tidak keliahatan karena tebalnya kabut asap.

Bahkan kelotok warga nyaris tidak kelihatan, hanya suara yang terdengar hingga jarak 20 meter baru terlihat.

Menurut keterangan warga A. Yani memgatakan, kabut asap tebal seperti ini sejak pukul 06.00 dan akan mulai hilang sekitar pukul 09.00 WIB.

"Ini yang paling parah mas, biasanya tidak sepekat ini," ucapnya usai menyebrang dai kampung mendawai seberang bersama anaknya.

Munculnya kabut asap di beberapa titik wilayah di Kobar diduga akibat dari kebakaran lahan yang terjadi kemarin, di wilayah barat seberang sungai arut.

"Kemarin itu ada kebakaran beberapa titik di seberang sana (sembari menunjuk arah barat seberabg sungai arut) dampaknya ini kabutnya tebal," tutupnya. (DANANG/B-5)

Berita Terbaru