Kementerian Agama Barito Utara Liburkan Sekolah karena Kabut Asap

  • Oleh Ramadani
  • 15 September 2019 - 19:46 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara meliburkan anak sekolah karena kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) makin pekat dan berbahaya bagi kesehatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, Tuaini Ismail telah memberikan intruksi kepada kepala sekolah MI/MIN, MTsN dan MAN agar meliburkan para peserta didiknya.

Kebijakan meliburkan sekolah ini berdasarkan hasil konsultasi dan koordinasi dengan pihak terkait dalam rangka menyikapi situasi dan kondisi udara akibat kabut asap yang melanda wilayah Barito Utara khususnya kota Muara teweh dan sekitarnya saat ini.

“Demi menjaga kesehatan dan keselamatan para anak didik maka kami sampaikan bahwa terhitung mulai 16 - 18 September 2019 untuk meliburkan proses belajar mengajar di sekolah," kataTuaini, Minggu 15 September 2019.

Selama sekolah diliburkan agar para guru diminta memberikan tugas pelajaran di rumah kepada peserta didik dan mengimbau kepada peserta didik untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah selama kondisi udara tidak sehat.

Dia mengimbau kepada peserta didik dan tenaga pendidik agar selalu menggunakan masker selama kondisi terjadi kabut asap.

“Bila kondisi kabut asap sudah berhenti atau berkurang, maka proses belajar mengajar kembali seperti semula,” katanya. (RAMADHANI/B-6)

Berita Terbaru