DPRD Kobar: Dinas Pendidikan Harus Koordinasi dengan DLH Tentukan Jam Masuk Sekolah

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 16 September 2019 - 20:06 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ketua Sementara DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Rusdi Ghozali menyarankan agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) berkoordinasi dengan dinas lingkungan hidup (DLH) untuk menentukan jam masuk sekolah selama kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

"Disdikbud harus melakukan koordinasi dengan DLH terkait kabut asap seperti sekarang ini apa yang akan dilakukan," ujarnya, Senin 16 September 2019.

Jadi menurutnya dengan dilakukan koordinasi maka akan ketemu solusinya apakah dengan memajukan jam masuk dan memberi libur beberapa hari, kemudian nanti edaran bisa langsung melalui surat keputusan bupati.

"Kalau bisa semua tidak hanya DLH saja dari sisi kesehatan juga bisa memberikan saran untuk dinas pendidikan," ungkapnya.

Rusdi menambahkan dengan kondisi sekarang ini dinas pendidikan masih mengeluarkan imbauan pengunduran jam masuk.

Namun kalau memang kondisi lingkungan, udara dan kabut asap sudah tidak memungkinkan dan membahayakan bagi kesehatan, apa salahnya untuk diliburkan saja.

"Kalau memang kondisi asap mulai pekat dan tidak memungkinkan untuk kesehatan siswa agar segera dikomunikasikan dengan DLH maupun dinkes," tandasnya. (DANANG/B-6)

Berita Terbaru