Gubernur Kalteng: Ini Prestasi Kabupaten Barito Selatan di Usia 60 Tahun

  • Oleh Uriutu
  • 21 September 2019 - 14:54 WIB

BORNEONEWS, Buntok – Di usia yang ke - 60 tahun, sejumlah prestasi telah diraih oleh Kabupaten Barito Selatan. Demikian disampaikan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat menjadi inspektur upacara hari jadi kabupaten tersebut, Sabtu, 21 September 2019.

Gubernur mengatakan, prestasi tersebut di antaranya menerima penghargaan Perlindungan Hutan Gambut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Menerima penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM Tahun 2018 dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, menerima penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia di tahun 2018 yang diserahkan di Jakarta Conventional Center (JCC) di Jakarta.

Mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan BPK-RI Republik Indonesia terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran  2018. 

“Serta perkembangan makro ekonomi Barito Selatan memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan,” kata Sugianto Sabran.

 Pertumbuhan ekonomi Barsel, lanjut dia, berdasarkan data tahun 2018 sebesar 7,10% yang berarti meningkat dari tahun sebelumnya yang berada diangka 5,84%.

Ia menambahkan, sementarauntuk gini ratio berfluktuasi, dari tahun ke tahun dan pada tahun 2018 sebesar 0,32. Untuk Persentase penduduk miskin tahun 2018 adalah 4,55%.

Hal ini, lanjut dia, mengartikanbahwa Pemkab Barsel telah melakukan berbagai inovasi untuk dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, menerapkan keterbukaan informasi publik serta tata kelola pemerintahan yang menggunakan prinsip akuntabilitas dan transparansi. 

“Tekad, komitmen serta kerja keras inilah yang saya yakini sebagai bentuk perhatian dan ketulusan dari Pemkab Barsel, sehingga mampu mencapai berbagai keberhasilan,” ucap dia. 

Selain itu, lanjut dia, Pemprov Kalteng pada tahun2019 ini telah mengalokasikan anggaran untuk Barsel dengan total Rp 23 miliar. Dengan rincian untuk bidang bina margadianggarakan Rp 15,8 miliar, Cipta karya Rp 5,8 miliar danbidang sumber daya air Rp 1,3 miliar. (URIUTU DJAPER/B-5/ADV)

Berita Terbaru