Tiga Pimpinan DPRD Barito Selatan Kompak Tolak Pengadaan Mobil Dinas

  • Oleh Uriutu
  • 24 September 2019 - 19:06 WIB

BORNEONEWS, Buntok - Tiga unsur pimpinan DPRD Barito Selatan menolak pengadaan mobil dinas baru. Penolakan tersebut terjadi pada pembahasan APBD Perubahan 2019 yang terbilang cukup alot. 

Adapun dana yang dialokasikan tim anggaran pemerintah daerah Barsel sekitar Rp 3 miliar, untuk pembelian mobil dinas baru bagi unsur pimpinan DPRD.

Wakil Ketua I DPRD Barsel, H Moch Yusuf mengatakan, penolakan tersebut dilakukan mengingat masih banyak kepentingan masyarakat yang mendesak dan harus diperjuangkan. 

"Sementara untuk pengadaan mobitersebut bisa dilakukan tahun-tahun selanjutnya. Oleh karena itu kami bertiga, unsur pimpinan dewan menolaknya," kata Yusuf, Selasa, 24 September 2019.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada tim anggaran yang sudah menganggarkan pengadaan mobil dinas untuk pimpinan legislatif tersebut.

"Tetapi dalam hal ini karena ada kepentingan yang lebih mendesak dan lebih memerlukan, kami coret atau tolak anggaran untuk pengadaan mobdin itu," kata Yusuf.

Pihaknya meminta agar pemerintah daerah lebih mengutamakan kepentingan masyarakat.

Apalagi, sesuai sumpah janji mereka saat dilantik menjadi Ketua dan Wakil Ketua DPRD Barsel, yakni tidak akan mendahulukan kepentingan pribadi maupun kelompok, tetapi lebih mengutamakan masyarakat.

Pihaknya menyarankan kepada pemerintah daerah untuk mendahulukan membayar iuran BPJS, dana BOS, dan pembayaran gaji guru kontrak atau honorer.

"Kami sarankan membayarkan itu dulu. Karena kalau iuran BPJS menunggak maka masyarakat yang hendak berobat pun pasti akan ditolak rumah sakit," jelas dia. (URIUTU DJAPER/B-11)

Berita Terbaru