BKSDA Evakuasi 2 Orangutan dari Lahan Terbakar di Kotawaringin Timur

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 04 Oktober 2019 - 15:52 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Pos Jaga Sampit, mengevakuasi 2 orangutan di Gang Garuda, Desa Begendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dari lahan terbakar. 

"Kami mengevakuasi 2 orangutan terdiri dari induk dan bayinya karena keberadaanya sudah mendekati permukiman warga," ujar Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit Muriansyah, Jumat, 4 Oktober 2019. 

Orangutan tersebut dievakuasi pada Kamis, 3 Oktober 2019, sekitar pukul 16.00 WIB. Baru berhasil diamankan hingga pukul 18.30 WIB. Evakuasi dilakukan oleh tim Wildlive Riscue Unit (WRU) Seksi Konservasi Wilayah II dan Orangutan Fondetion (OF) United Kingdom (UK). 

"Evakuasi, kami dibantu tim WRU SKW II dan juga OF UK, dan alhamdulillah berhasil kami lakukan selama kurang lebih 2,5 jam," kata Muriansyah. 

Induk orangutan tersebut diperkirakan berumur 13 tahun. Dengan kondisi sehat dan berisi. Sedangkan anaknya berumur 3 tahun, terlihat masih kurus. 

Saat dievakuasi, induk dan bayi orangutan di pohon kecil di tengah semak belukar yang terbakar. Sedangkan di lokasi tersebut, merupakan kebun sawit dan kebun karet milik warga yang juga banyak terbakar. 

"Rata-rata di lokasi yang menjadi tempat evakuasi orangutan merupakan lahan terbakar, dan juga kebun warga yang terbakar," terang Muriansyah.

Saat ini induk dan anak orangutan tersebut dibawa ke kantor SKW II Pangkalan Bun untuk dilepasliarkan. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

Berita Terbaru