Pemkab Kotim dan BKSDA Harus Turun Tangan Atasi Persoalan Buaya

  • Oleh Naco
  • 04 Oktober 2019 - 18:26 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Rudianur meminta agar pemerintah kabupaten turun tangan bersama dengan BKSDA Kotim menyikapi persoalan ganasnya buaya di Sungai Mentaya, Cempaga, dan Seranau.

Dia menekankan agar jangan sampai ada korban jiwa dan jadi teror berkepanjangan sebagaimana yang sudah pernah  terjadi di daerah selatan Kotim.

Rudianur mengakui dari sisi pemerintah memang sejauh ini belum ada sikap hingga kebijakan yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. 

Meski kejadian masyarakat diserang  predator mematikan ini sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu.  Bahkan sudah memakan korban jiwa.

“Belum ada yang bisa menjelaskan kenapa buaya belakangan ini sepertinya mengganas, dulu tidak pernah dan berawal dari kejadian di daerah selatan dan kini  mulai terjadi di daerah lain," katanya, Jumat, 4 Oktober 2019. 

Dari itu ia meminta agar BKSDA harus melakukan penelitian yang mendalam dan akurat supaya tahu solusi dan penanganannya seperti apa.

“Kita tunggu aksi nyata khususnya dari pemerintah untuk penanganan teror buaya ini,  karena ini harus ada campur tangan pemerintah mengupayakan supaya mencegah serangan buaya kepada masyarakat itu, setidaknya masyarakat merasakan pemerintah itu hadir," pungkasnya. (NACO/B-5)

Berita Terbaru