Banyak Tunggak Pembayaran, Pelanggan PDAM Bahaur Tersisa 80 Orang

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 07 Oktober 2019 - 20:50 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pelanggan PDAM di wilayah Bahaur, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, tersisa 80 orang. Hal itu disebabkan banyak pelanggan yang menunggak pembayaran hingga akhirnya dilakukan pemutusan sambungan.

Direktur PDAM Pulang Pisau Sis Hernawa mengatakan, sebelum pemutusan, jumlah pelanggan PDAM di wilayah Bahaur cukup banyak. hal itu tidak lepas dari adanya program pemasangan sambungan gratis. 

"Setelah berjalannya waktu ternyata banyak pelanggan yang tidak bayar tagihan. Mereka inginnya gratis juga seperti saat pemasangan," kata Sis, Senin, 7 Oktober 2019. 

Ia membeberkan, PDAM unit Bahaur itu pengolahan airnya masih sangat kecil. Airnya diambil dari sungai.

"Air leding itu dikhususkan untuk suplai air bersih yang ada di wilayah tersebut," ucap Sis. 

Ia menegaskan, kebanyakan masyarakat di Bahaur masih mengandalkan air sungai dan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Padahal, sarana air bersih itu sangat penting bagi masyarakat. 

"Tetapi kebanyakan masyarakat di beberapa kecamatan belum menyadari pentingnya sarana air bersih," tegasnya. (M.BADARUDIN/B-3)

Berita Terbaru