BPOM: Masyarakat Tidak Perlu Resah Beredarnya Obat Ranitidin di Kalteng

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 08 Oktober 2019 - 21:10 WIB

BORNEONEWS,Palangka Raya - Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM Kalteng Trikoranti Mustikawati mengimbau masyarakat tidak perlu resah dan takut terhadap peredaran obat Raniditin yang diduga tercemar N-Nitrosodimethylamine (NDMA).


"Masyarakat tidak perlu resah jika memang adanya peredaran obat raniditin yang mengandung dan atau tercemar salah satu zat yang memicu kanker," ujar Ranti, Selasa, 8 Oktober 2019.

Lanjutnya, sudah ada penarikan dari pihak industri secara otomatis yang beredar tentunya tidak berbahaya.

Meskipun demikian, Ranti mengatakan jika memang ada keraguan dan masyarakat menemukan produk obat tersebut beredar bisa langsung dikonsultasikan kepada pihak dokter untuk mendapat pengarahan.

"Kalau memang ragu ya jangan lupa konsultasikan ke dokter. Karena merekalah yang lebih tahu tentang obat-obatan," pintanya.


Sementara itu menurut Ranti saat ini pihaknya belum menemukan adanya peredaran obat raniditin dengan kandungan zat berbahaya yang beredar di Kalteng.

"Belum ada ditemukan. Kami terus melakukan pemantauan," ujarnya. (ARNOL/B-5)

Berita Terbaru