Polisi Selidiki Kasus Perampokan Counter HP

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 12 Oktober 2019 - 12:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini polisi dari jajaran Polsek Ketapang madih menyelidiki kasus perampokan di counter HP atau hendphone di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit. 

"Penyelidikan masih kami lakukan, itu bukan perampokan, tapi pencurian dengan pemberatan," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Ketapang AKP Wiwin Junianto Supriyadi, Sabtu, 12 Oktober 2019. 

Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap pelapor yang saat kejadian ada ditempat tersebut. Sejumlah barang bukti berupa juga diamankan. Namun Wiwin belum bisa membeberkan kronologis kasus tersebut. 

Dugaan perampokan tersebut terjadi pada Jumat, 11 Oktober 2019. Korbannya adalah counter Maitri Cell. Saat itu, kondisi depan tempat kejadian dalam keadaan sepi. Bahkan juru parkir yang mangkal di tempat tersebut sedang tidak ada di lokasi. 

Sementara, akibat kasus tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp40 juta. Uang tersebut diambil oleh pelaku di dalam berangkas yang ada di counter tersebut. Sedangkan pelaku sendiri diduga berjumlah dua orang. Dengan menggunakan senjata tajam. 

"Terkait dengan apakah membawa senjata tajam atau tidaknya, tunggu saja cerita selanjutnya," terang Wiwin. (MUHAMMAD HAMIM/B-5) 

Berita Terbaru