Hanya Simbolis, Warga Kotim Pertanyakan Sudah 6 Bulan Sertifikat Gratis Belum Dibagikan

  • Oleh Naco
  • 18 Oktober 2019 - 10:46 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah warga mulai mempertanyakan kapan sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) dibagikan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), karena warga sudah cukup lama menunggu.

Seperti di wilayah Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim, ada 2.680 warga yang mendapatkan program sertifikat gratis tersebut bahkan secara simbolis sudah diserahkan oleh Bupati Kotim, Supian Hadi, 1 April 2019.

"Namun yang diserahkan itu hanya secara simbolis saja waktu itu oleh bupati, sedangkan sampai saat ini sisanya kapan diserahkan tidak tahu kejelasannya," kata Uji, warga Kecamatan Baamang.

Awalnya warga mengira setelah pemberian secara simbolis tersebut sisanya langsung dibagi kepada ribuan warga, namun hal tersebut tidak diberikan dan ini sudah berlangsung 6 bulan hingga saat ini.

Senada yang diungkapkan Mad Yani. Dia juga mempertanyakan Kapan sertifikat gratis tersebut dibagikan bahkan sampai kini belum ada kejelasan.

"Janjinya akhir 2018, bahkan bupati sudah penyerahan secara simbolis, tapi sampai sekarang belum ada penyerahan keseluruhan kepada masyarakat, kalau penyerahan secara simbolis artinya sudah selesai, kalaupun ada yang belum selesai apa kendalanya supaya bisa diselesaikan, jangan sampai berlarut-larut," tegasnya.

Hingga kini belum ada penjelasan kepada warga apa kendala yang terjadi, apakah sertifikat tersebut belum selesai sampai kini, atau jika memang sudah namun mengapa belum dibagikan.

Terpisah, Kepala BPN Kotim Jansen Ginting mengatakan seusai penyerahan secara simbolis sertifikat itu langsung diserahkan kepada kantor BPN dan warga bisa mengambilnya melalui BPN.

"Bisa diambil mulai pukul 14.00 Wib di kantor," tegas Jansen Ginting, Jumat 18 Oktober 2019. (NACO/B-6)

Berita Terbaru