Hari Kedua Operasi Zebra, Pelajar di Palangka Raya Minim Lakukan Pelanggaran

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 24 Oktober 2019 - 10:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Hari kedua gelar Operasi Zebra, jumlah pelajar di kota Palangka Raya yang melakukan pelanggaran lalu lintas sangat minim. Hal ini berbeda pada sejumlah operasi lainnya beberapa waktu lalu. 

"Pelajar yang melanggar peraturan lalu lintas, baik itu tidak punya SIM dan pelanggaran lainnya hanya empat orang saja," ujar Kasat Lantas Polresta Palangka Raya, AKP Anang Hardiyanto melalui Kanit Tilang Hari Cokro, Kamis 24 Oktober 2019.

Minimnya pelanggaran yang dilakukan para pelajar di Kota Palangka Raya ini merupakan sebuah kemajuan dan sangat diharapkan untuk terus dipertahankan. 

"Apa yang terjadi hari ini semoga menjadi petanda baik untuk kedepannya. Artinya sosialisasi yang dilakukan selama ini disejumlah sekolah membuahkan hasil," jelasnya. 

Empat pelajar yang terjaring dalam operasi Zebra hari kedua di jalan S. Parman, kota Palangka Raya rata-rata melakukan pelanggaran yang sama. Mereka tidak memiliki SIM semuanya.

"Keempatnya tetap kita berikan surat Tilang dan sangat diharapkan kedua orang tua mereka bisa mengarahkan mereka untuk mengurus SIM nantinya," ujar Cokro. (ARNOL/B-5)

Berita Terbaru