Ini Makna Jokowi dan Para Menteri Berfoto Kenakan Batik

  • Oleh Tempo.co
  • 24 Oktober 2019 - 12:00 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah resmi melantik seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju II di Istana Negara kemarin. Sebelumnya, para calon menteri diminta untuk tiba di Istana pukul 07.00 WIB dengan mengenakan batik.

Siti Nurbaya Bakar, yang kembali menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, mengatakan bahwa pakaian senada itu diimbau oleh Jokowi. “Iya memang disuruh pakai batik," katanya.

Tak heran, mulai dari Prabowo Subianto, Mahfud MD, Erick Thohir, Wishnutama, Sri Mulyani, hingga ke-30 menteri lain pun menggunakan batik.

Motif dan warna yang dipilih juga beragam. Ada yang menggunakan motif parang barong, garuda, parang dan berbagai warna seperti merah, biru, dan coklat.

Lantas, apa makna dari batik yang serentak digunakan itu? Perancang busana Boyonz Ilyas mengatakan bahwa setiap motif batik memiliki esensinya masing-masing.

“Tidak sama. Misalnya parang, itu menunjuk senjata yang berarti kekuasaan,” katanya. 

Namun, secara umum batik menggambarkan ciri khas Indonesia yang kaya dengan makna dan filosofi. Boyonz menjelaskan sebagaimana namanya, batik adalah mengemban titik.

“Yang secara filosofis berarti padat karya, sebab membatik memang membutuhkan serta melibatkan banyak tenaga kerja,” ungkapnya. 

Selain itu, membatik juga bisa berarti mbabate teko sitik. Boyonz mengatakan bahwa hal tersebut menunjuk kesabaran yang luar biasa dari aktivitas membatik.

“Sumber kerjanya juga dari kata hati,” ujarnya. (Teras.id)

Berita Terbaru