Maling Lukai Pembantu di Palangka Raya

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 04 November 2019 - 16:16 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Keberadaan maling di Kota Palangka Raya semakin meresahkan. Sejumlah modus dilakukan demi menggasak barang berharga yang ditargetkan. Kali ini rumah milik Iriawan di Jalan Rajawali III, Kota Palangka Raya dimasuki maling, Senin 4 November 2019.

Gagal menggasak barang berharga milik pengusaha material tersebut, pelaku yang membawa senjata tajam dan menggunakan topeng melakukan kekerasan terhadap pembantu yang berada di rumah.

“Tidak tahu mas masuknya lewat mana? Tapi waktu dia masuk dan sampai di dalam rumah tiba-tiba ada pembantu saya dan kaka Ipar saya di rumah lihat. Pelaku langsung melukai tangan pembantu saya,” ujar Iriawan saat ditemui di Polresta Palangka Raya.

“Antara pelaku dan kakak Ipar saya sempat terlibat perkelahian. Setelah itu pembantu langsung teriak dan minta tolong,” jelasnya.

Menurut Iriawan, dari hasil percobaan pencurian tersebut, dugaannya pelaku belum sempat membawa barang berharga lainnya.

Namun pembantu rumah tangga pemilik rumah harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka yang disabet pelaku.

“Barang-barangnya kalau ngga salah tidak ada yang hilang. Karena baru masuk langsung dijegal dan pelaku sempat dilempari kursi oleh kakak Ipar saya,” tambah Iriawan.

Sementara itu Kapolresta Palangka Raya AKBP Timbul R.K.Siregar saat konfirmasi mengatakan aksi pencurian yang dialami oleh Iriawan dan keluarga awalnya ketika pelaku berpikir bahwa rumah tersebut kosong. 

“Pelaku pikirnya rumah itu kosong dan sebelumnya dia sudah mengintai. Pas masuk ternyata ada dua penghuni rumah. Salah satunya pembantu,” ujarnya.

“Karena sudah ketahuan makanya pelaku langsung melukai pembantu dengan pisau. Tetapi pelaku juga dilempari kursi oleh penghuni rumah lainnya hingga terjatuh dan langsung kabur,” ujarnya.

Saat ini pihak kepolisian masih mengumpulkan sejumlah barang bukti dan data yang ada untuk memburu pelaku. “Pelakunya terekam CCTV dan saat ini masih kami selidiki,” tutupnya. (ARNOL/B-6)

Berita Terbaru