Pelabuhan Laut Kuala Pembuang  Rawan Masuknya Penyakit Menular

  • Oleh Magang 2
  • 06 November 2019 - 14:18 WIB

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pelabuhan laut Kuala Pembuang  yang berfungsi sebagai pintu masuk barang, orang  dan alat angkut,  pelabuhan ini, juga  merupakan pintu masuk  dari transmisi penyebaran penyakit  menular potensi wabah.

Untuk mencegah terjadinya  penyebaran penyakit, perlu dilakukan pengawasan, penguatan pengawasan, hal ini, bisa dilakukan dengan adanya dukungan  seluruh instansi terkait di Kabupaten Seruyan.

Hal ini disampaikan, Kepala Kkantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Sampit Agus Yordani, pada kegiatan  penyusunan rencana kerja  penanggulangan penyakit kedaruratan kesehatan masyarakat, di wilayah kerja Pelabuhan laut Kuala Pembung, Rabu, 6 November 2019.

Kantor kesehatan pelabuhan kelas III Sampit, wilayah kerja Pelabuhan laut Kuala Pembuang, sebagai pintu masuk wilayah, harus  memiliki kesigapan dalam menghadapi berbagai masalah  kesehatan.

“Penyusunan rencana kontinjensi, merupakan instrumen  perencanaan,  di dalam nya dapat di gunakan untuk menghadapi kedaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia (KKM-MD),” tegasnya.

 Kejadian KKM-MD, dapat terjadi kapan saja, sehingga semua pihak, diharapkan memiliki kemampuan dalam mencegah, deteksi dini dan dapat menangani kasus sedini mungkin.

“Kita harus siap mencegah dan mengendalikan, sebab penanganan ini merupakan tanggung jawab bersama dan di perlukan kerjasama serta komitmen lintas sektor untuk penanganan dan semua harus siap untuk menghadapinya,” pintanya. (MAGANG 2/B-5)

Berita Terbaru