Reuni 212 Dinilai Perlihat Eksistensi Usai Gagal

  • Oleh Inilah.com
  • 27 November 2019 - 08:32 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Cendekiawan Muda Nahdlatul Ulama (NU), Nur Ahmad Satria (Nas) menilai rencana pelaksanaan kegiatan Reuni Perkumpulan Alumni (PA) 212 sebagai upaya menunjukkan eksistensi PA 212.

"Reuni ini bagian dari cara menunjukkan eksistensinya pasca kegagalan menebar pengaruh pada pilpres 2019," kata Nas kepada INILAHCOM, Selasa 26 November 2019.

Lalu, lanjut Nas yang juga akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta ini, reuni 212 dinilai sebagai bagian dari cara mendukung dan mengungkapkan kerinduan terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS).

"Meski cara ini bisa kontraproduktif di tengah usaha memulangkan HRS kecuali dalam acara reuni ini terdapat dukungan untuk pemerintahan," katanya.

"Jika itu terjadi (pengakuan dan dukungan pada pemerintah) maka dipastikan kepulangan HRS bisa lebih cepat dari yang dibayangkan para pendukungnya," tutupnya. (Inilah.com)

Berita Terbaru