Ini Respon KPK Usai Jokowi Panggil Kapolri Soal Novel

  • Oleh Inilah.com
  • 10 Desember 2019 - 21:46 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua KPK Saut Situmorang berharap ada titik terang pasca perintah baru Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Kapolri Jenderal Idham Azis.

Apalagi, presiden menekankan penyelesaian kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan bisa diungkap dalam hitungan hari.

"Memang harus dilaporkan ke publik ya apapun hasilnya. Ada nggak ada kemajuan itu harus lakukan di publik secara periodik. Karena memang kalau lihat gesture tadi itu kelihatannya kelihatannya ada pemakaian kata dan kemudian kronologis menyampaikannya menarik untuk kelihatannya mereka sudah menemukan sesuatu, mereka akan segera umumkan yaitu itu akan lebih baik ya," kata Saut kepada wartawan, Selasa (10/12/2019).

Saut justru merasa aneh jika temuan selama ini menunjukkan adanya motif penyerangan, namun pelakunya tak kunjung tertangkap.

"Kan kemarin agak aneh ya waktu kita bilang bahwa motifnya ketemu tapi orangnya belum ditemukan motifnya dibilang itu ada kaitan dengan yang ditangani oleh Novel kan gitu kan waktu itu kan," ungkapnya.

Apalagi menurutnya, penyerangan terhadap Novel sudah menjadi perhatian Dunia internasional.

"Jadi itu juga akan meningkatkan tingkat kepercayaan kepada Indonesia. pasti ada kaitannya dengan indeks persepsi korupsi juga kalau nilainya 38," ungkapnya.

Saut berharap, publik juga ikut dan terus mengawasi proses penyidikan kasus penyerangan terhadap Novel agar bisa segera terungkap.

"Nah civil society harus mengikuti perkembangan itu. Sehingga kita nanti kita ketemu kalau memang ada dandernya siapa, atau memang dia murni.Oleh sebab itu keterbukaan lagi-lagi menjadi penting," tandasnya. [INILAHCOM/adc]

Berita Terbaru