Hasil Reses Dapil II DPRD Gunung Mas Banyak Tampung Usulan Program Infrastruktur

  • Oleh Hendra
  • 31 Desember 2019 - 16:02 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bidang infrastruktur menjadi topik yang paling banyak ditampung anggota DPRD Gunung Mas dari masyarakat saat kunjungan kerja atau reses kelompok daerah pemilihan (dapil) II yang meliputi 5 kecamatan.

Hal itu disampaikan juru bicara Dapil II DPRD Gunung Mas, Binartha saat rapat paripurna, Senin 30 Desember 2019. "Masyarakat juga mengusulkan beberapa bidangn seperti bidang kesehatan dan pendidikan, tapi yang lebih mendominasi bidang infrastruktur," ujarnya.

Adapun usulan masyarakat yang ditampung dari Kecamatan Rungan, Rungan Hulu, Rungan Barat, Manuhing dan Manuhing Raya itu, dibidang infrastruktur di antaranya rehab Jembatan H Mangkin di Kelurahan Jekatan Raya, dan perbaikan serta pembuatan jembatan penghubung Desa Tumbang Kajuei.

Juga perbaikan jalan antara Desa Mangkuwuk dan Desa Tusang Raya, Pembagunan Jembatan di sei Kajuei, penikatan jalan dari Desa Rambang sampai Desa Jelemu Masulan, Jelemu Kajuei dan Jelemy Raya, lalu pembuatan jembatan penyeberangan Sungai Kajuei menuju RT 01-03 di Desa Hujung Pata.

Kemudian pengeraran dan pengaspalan jalan antara Desa Tumbag Mantuhe dengan Desa Luwuk Takau, serta pembuatan jalan menuju Riam Karaha.

Sementara bidang kesehatan seperti pengadaan mobil ambunace untuk Puskesmas dan Pustu Tumbang Rahuyan dan penambahan tenaga adminitrasi, tenaga perawat serta tenaga analisis masing-masing 1 orang, pembangunan Pustu di Bereng Balawan serta rehab Puskesdes di Desa Tringen, Desa Tangki Dahuyan, dan Desa Gohong.

Ia jelaskan, aspirasi yang diserapi untuk bidang pendidikan di antaranya pembangunan gedung SDN baru di Desa Tumbang Tuwe, dan penambahan tenaga pengajar untuk SMPN Satu atap di Desa Parempei.

Kemudian pembangahan 3 ruang kelas di SDN Balwan, Pembangunan gedung SMK, dan penambahan tenaga pengajar di SDN Tehan dibidang Penjaskes 1 orang.

Saat reses yang dilakukan, dia tambahkan ada usalan dari masyarakat mengusulkan Keluruahan Ulek Luang dimekarkan menjadi desa, dan usalan penggaran dana oprerasional dalam pengelolaan dana kelurahan serta beberapa usulan lainnya.

Pihaknya meminta usulan yang disampaikan dapat terealisasi dan ditindaklanjuti secara cepat, tepat sasaran serta menjadi acuan dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan dan memajukan kesejahteraan masyarakat. (HENDRA/B-6)

Berita Terbaru