Banyak Utang dan Bertengkar dengan Istri, Pengrajin Kayu Akhiri Hidupnya

  • Oleh Syahriansyah
  • 15 Januari 2020 - 06:30 WIB

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Lantaran banyak memiliki utang dan bertengkar dengan istri, buruh pengrajin kayu berinisial WR asal Kabupaten Hulu Sungai Utara diduga mengalami depresi berat. Ia pun bunuh diri dalam kondisi duduk. 

Istri WR, Dahlianor, saat ditanya awak media mengatakan pada malam kejadian bunuh diri yang dilakukan WR, ia sempat bertengkar dengan suami karena hingga berujung kematian sang suami yang ditemukannya di dapur. 

"Kami sempat berkelahi mulut sebelumnya hingga suami saya mengeluarkan ucapan kata talak kepada saya. Setelah itu saya bersama anak tidur dan ketika terbangun tengah malam saya sudah melihat suami saya di dapur," kata Dahlianor. 


Selama ini ia mengaku memiliki kehidupan yang pas-pasan dan memiliki utang dimana-mana.

"Saya rasa depresi berat yang dialami oleh suami saya, karena selama ini suami saya banyak diminta untuk bayar utang. Sedangkan untuk makan sehari-hari kami dan anak aja sudah kesulitan," lanjutnya. 

Saat ini jenazah korban sudah ditangani langsung oleh Polsek Murung. Polisi sudan melakukan visum luar secara lengkap dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Sesuai permintaan keluarga korban, jenazah WR akan dipulangkan ke kampung halamannya. (RIANSYAH/m) 

Berita Terbaru