PMI Kobar Miliki Alat Deteksi Penyakit Menular

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 16 Januari 2020 - 16:30 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Palang Merah Indonesia Kotawaringin Barat atau PMI Kobar memiliki atat pendeteksi penyakit menular bernama CHLIA. Kepemilikan alat ini diklaim yang pertama ada di Kalteng.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PMI Kobar yang juga sebagai Bupati Kobar Hj Nurhidayah, Kamis, 16 Januari 2020.

"Satu-satunya di Kalteng, PMI Kobar miliki CHLIA yang dapat mendeteksi penyakit menular pada saat orang melakukan pendonoran darah," katanya.

Dia menjelaskan, fungsi dari CHLIA yakni untuk screnning parameter 4 penyakit menular yang membahayakan. Yaitu Hepatitis B, Hepatitis C, HIV Aids dan Spilis.

"Jadi kalau ada pendonor langsung bisa terdeteksi, apakah memiliki penyakit atau tidak. Jika ada penyakitnya langsung tidak dilanjutkan," ungkapnya.

Sekadar diketahui, Hj Nurhidayah mendapat amanah untuk memimpin PMI Kobar masa bhakti 2019 - 2021.

Ditunjuk sebagai dewan kehormatan PMI Kobar adalah H.M Ruslan AS. Sedangkan Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah, sebagai anggota dewan Kehormatan PMI Kobar. (DANANG/B-7)

Berita Terbaru