Cekcok Rumah Tangga Diduga Jadi Penyebab Bunuh Diri

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 18 Januari 2020 - 22:20 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Depresi berat akibat permasalahan rumah tangga diduga menjadi pemicu MH (24) nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di kediamannya, Jalan A Yani, Km 8, Rt 32, BTN Vallo Block C 11, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Sabtu, 18 Januari 2020.

"Dugaan sementara dari informasi masyarakat, korban dengan istrinya sering cekcok adu mulut. Juga diperkirakan depresi karena ayahnya baru 100 hari yang lalu meninggal dunia," kata Kapolsek Arut Selatan (Arsel), AKP Rendra Aditia Dhani saat dikonfirmasi.

Sementara itu, berdasarkan keterangan istri korban SB (26), satu hari sebelum kejadian, pada Jumat, 17 Januari 2020, sekitar pukul 19.00 WIB, sempat ada cekcok dengan korban.

"Sebelunya istri korban sempat ada cekcok dengan korban, karena tidak suka dengan masakan yang dibuatkan istrinya," jelasnya.

Tidak tahan dengan sikap suaminya, lalu SB pergi meninggalkan rumah dan pergi menuju rumah tetangga. Kemudian kembali ke rumah dan pergi ke tempat orangtuanya. Saat itu, korban sedang tiduran di kamar.

Barulah sekitar pukul 16.30 WIB, istri korban mendapat telpon dari tetangga depan rumahnya dan memberitahukan suaminya bunuh diri. Kasus tersebut dalam penanganan Satreskrim Polres Kobar. (DANANG/B-11)

Berita Terbaru