Aplikasi Pilgub (Pemilihan Gubernur) Propinsi Kepulauan Riau Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Ancaman Fogging Terhadap Kesehatan Manusia

  • Oleh Testi Priscilla
  • 21 Januari 2020 - 09:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Riduanto mengatakan, pemberlakuan tindakan fogging tidak bisa sembarangan. Pasalnya, dapat memberikan efek tak kasat mata yang mengancam kesehatan manusia.

"Karena fogging itu kan ada efek kasat mata yang tidak bisa dilihat oleh manusia, yang bisa muncul di kemudian hari. Itu bisa membuat sindrom syaraf kita rusak," kata Riduanto, 21 Januari 2020.

Riduanto menjelaskan ada syarat-syarat tertentu mana daerah yang meang harus difogging, sebelum petugas Dinas Kesehatan melaksakannya.

"Itu yang pertama. Yang kedua, kalau dari sisi anggaran fogging itu bukan biaya yang kecil, itu mahal sekali. Makanya kita tidak bisa setiap masyarakat minta fogging langsung dilakukan," bebernya.

Terkait risiko kesehatan dan pembiayaan ini, pemerintah tidak bisa sembarang melakukan fogging setiap ada permintaan dari warga.

"Nah kalau anak-anak atau keponakan kita dia kena semprotan itu sekarang, dua puluh tahun kemudian dia bisa ada sel-sel tubuhnya itu yang mengalami kerusakan," tuturnya.

Hal inilah yang menurut Riduanto banyak tidak dimengerti juga oleh masyarakat sehingga selalu minta fogging kalau ada nyamuk.

"Kemudian fogging itu juga menurut kesehatan bahwa itu hanya membunuh nyamuk dewasa, kalau jentiknya kan tidak. Nah karena itu membunuh jentiknya bagaimana caranya, kan ada yang di ajarkan di TV, tentang 3M, kan selalu disosialisasikan ke masyarakat soal ini," jelas Politisi PDI Perjuangan ini. (TESTI PRISCILLA/B-11)

Berita Terbaru