Mahasiswi Kotim di China Tidak Bisa Keluar Asrama

  • Oleh Naco
  • 27 Januari 2020 - 20:26 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Cindy Maulitika Yunifa tidak bisa keluar asrama. Mahasiswi asal Kotawaringin Timur ini harus merasakan  kota mati di China akibat menyebarnya virus Corona dari Kota Wuhan. 

Gadis 19  tahun ini merupakan mahasiswa asal Indonesia yang mengeyam  pendidikan di Hubei Universiti Of Science And Technology di Kota Xianing yang  berdekatan langsung dengan Wuhan.


Orang tua Cindy  yang juga anggota DPRD Kotim, Sutik mengaku cemas dan saat ini anaknya tidak bisa keluar dari kampus tempatnya  menuntut ilmu itu. 

Saat ini kondisi daerah sekitarnyapun tidak diketahui persis sebab tidak bisa keluar dari lingkungan asrama kampusnya. Padahal saat ini sudah diliburkan selama sebulan penuh kedepannya. 

"Dia sudah beli tiket pesawat ingin kembali ke Indonesia," kata Sutik, Senin, 27 Januari 2020.

Sutik mengatakan jika anaknya tersebut merupakan salah satu  mahasiswa kedokteran yang mendapatkan  beasiswa untuk berkuliah di Cina. 

Anaknya menuntut ilmu di kampus yang berdekatan dengan pusat Kota Wuhan yang notabenenya merupakan kota  bagi mahasiswa dan pelajar itu. 


Sutik saat ini mengaku cemasan dan khawatir apalagi anak perempuannya itu  tidak bisa kembali ke Indonesia. Lantaran kebijakan otoritas setempat menutup sementara jalur penerbangan. 

“Saya selalu komunikasi  dan anak saya saat ini  di karantinakan di kampusnya," ucap Sutik.

Cindy kata dia tidak sendiri, ia dengan teman-temannya asal Indonesia juga ada di situ. Beruntungnya kampus  dan asramanya di situ juga. Ia berharap anaknya segera kembali ke Indonesai hingga nanti kembali jika status darurat kembali normal. (NACO/B-5)


TAGS:

Berita Terbaru