Pemkab Kotim akan Bangun Jalan Penghubung ke Sejumlah Desa Terisolir

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 14 Februari 2020 - 17:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya menghibungkan sejumlah desa yang masih terisolir. Tepatnya, desa yang belum bisa ditempuh melalui jalur darat.

"Kami akan terus membuka jalan penghubung ke sejumlah desa yang tidak memiliki jalur darat. Mudah-mudahan pada 2020 ini secara bertahap bisa dilakukan," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Halikinnor, Jumat, 14 Februari 2020. 

Dia menerangkan, ada 11 desa yang saat ini belum terhubung jalan darat. Seperti Desa Tumbang Gagu, Desa Tumbang Ramei, Desa Butut Nusa, dan Desa Tumbang Hejan, yang semuanya berada di Kecamatan Antang Kalang.

Sedangkan di Kecamatan Mentaya Hulu hanya satu desa yakni Kawan Batu. Kecamatan Kota Besi ada 2 desa, yaitu Soren dan Simpur. Kecamatan Telaga Antang juga 2 desa, Rantau Suang dan Rantau Sawang.

"Dua desa lainnya yakni Tumbang Saluang Kecamatan Bukit Santuai, dan Desa Satiruk Kecamatan Pulau Hanaut," kata Halikinnor.

Beberapa kendala masih dialami untuk menjadikan desa tersebut bisa dilintasi melalui jalur darat. Seperti status kawasan dan anggaran.

"Yang pasti kami berupaya membuka jalur darat tersebut, dan mudah-mudahan bisa terbangun secara berkala," harap Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru