DPRD Kotim Harapkan Terus Pantau Persoalan Tanah Kuburan

  • Oleh Naco
  • 15 Februari 2020 - 18:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Sutik berharap agar lembaga DPRD Kotim terus memantau persoalan tanah kuburan di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 6 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Ia juga mengharapkan penyelesaiannya di tingkat pemerintah kabupaten juga dipantau. Saran ini disampaikan karena dikhawatirkan ada akan dampak pengambilalihan paksa. 

"Lahan kuburan itu tukar guling dengan lahan di Jalan MT Haryono. Kalau pemerintah kabupaten tidak bisa mengembalikan hak atas lahan kuburan itu, saya khawatir akan jadi masalah karena bisa saja masyarakat menagih kembali lahan di Jalan MT Haryono," kata Sutik, Sabtu, 15 Februari 2020.

Dampaknya, kata politisi Partai Demokrat itu, bisa pada pembangunan Mall Pelayanan Publik yang saat ini tengah dikerjakan bisa jadi diambil alih lahannya.

"Pemerintah kabupaten harus bertanggung jawab karena lahan kuburan itu hak masyarakat lintas agama. Kalau tidak beres, saya usulkan DPRD membentuk pansus untuk menelusuri masalah ini. Tentu nanti ada konsekuensinya, apakah karena ada pejabat yang punya lahan di situ sehingga sulit diselesaikan," tukas Sutik.

Polemik lahan kuburan, lanjut dia, tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena sudah terlalu lama dan dikhawatirkan memicu masalah lebih serius. 

Apalagi, protes dari perwakilan lintas agama sudah disampaikan sejak 2016 lalu. Namun hingga kini belum bisa diselesaikan di tingkat kabupaten. (NACO/B-7)

Berita Terbaru