Pelajar SMP Diduga Tabrak Pejalan Kaki di Kecamatan Pangkalan Lada

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 09 Maret 2020 - 14:45 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Peristiwa kecelakaan lalu lintas itu terjadi di SP 4, Kecamatan Pangkalan Lada, Senin, 9 Maret 2020. Peristiwa itu melibatkan pelajar SMP yang diduga menabrak seorang pejalan kaki. 

Berdasarkan Informasi yang diperoleh tim Borneonews, mulanya pelajar SMP tersebut berboncengan dengan saudaranya dari rumah menggunakan motor N Max. Mereka bermaksud menuju sekolah.

Sesampai di Jalan Desa SP 4 Pangkalan Lada, ada orang menyebrang. Tidak lama kemudian peristiwa kecelaan lalu lintas tersebut terjadi.

Kedua pelajar dan seorang korban pejalan kaki inipun terkapar di tengah jalan dan sempat membuat arus lalu lintas sedikit terganggu. Pejalan kakai yang belum diketahui identitasnya, kini harus mendapat perawatan serius.

MO (38), ayah kedua pelajar tersebut mengatakan, langsung menuju lokasi setelah mendapat kabar kalau anaknya kecelakaan. Kemudian, dibawa ke puskesmas lalu di rujuk ke RSUD Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun.

"Saya tau dikabarin sama tetangga kalau anak saya kecelakaan. Katanya nabrak orang jalan waktu nyebrang," ujarnya saat di ruang IGD RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

Ayah pelajar ini juga menyampaikan, jika kedua anaknya tidak memakai helm. Alasannya takut hilang kalau di sekolah.

"Saya suruh pakai helm susah banget, alasanya takut hilang kalau di sekolah. Padahal helm itu ada di rumah," ungkapnya.

Sementara itu, Ari, perawat Puskesmas Pangkalan Lada yang sempat merawat dan merujuk korban laka lantas ini mengatakan, sekitar pukul 08.00 WIB, pihakya mendapati pasien laka lantas.

Saat di puskesmas sudah dilakukan perawatan namun seorang bapak pejalan kaki yang tertabrak ini muntah-muntah terus, sehingga di rujuk ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

Berita Terbaru