Palangka Raya Tidak Ada Alokasi Pembuatan APD Oleh UMKM

  • Oleh Hendri
  • 09 April 2020 - 13:35 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Palangka Raya, Rawang mengatakan, hingga saat ini tidak ada pelaku UMKM yang diprioritaskan untuk membuat Alat Pelindung Diri (APD).

Namun, ada sejumlah pelaku usaha tersebut membuat masker secara mandiri dengan melihat peluang bahwa ketersediaan masker masih minim.

"Kita masih belum, tapi UMKM itu membuat secara mandiri saja terutama mereka membuat masker karena masalah dana tidak ada yang membiayai itu. Jadi mereka membuat masker secara mandiri dan dijual ke masyarakat," kata Rawang melalui sambungan telepon kepada Borneonews.co.id, Kamis, 9 April 2020.

Terkait berapa jumlah pelaku usaha yang berinisiatif membuat masker tersebut, Rawang juga tidak dapat memastikan karena mayoritas pembuatnya merupakan UMKM yang bergerak di bidang kerajinan tangan seperti penjahit.

"Jumlahnya juga tidak tahu karena mereka kan sendiri melihat peluang kalau masker langka. Kita memang tidak ada dana untuk membantu mereka memproduksi dalam jumlah banyak," jelasnya.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap pelaku usaha yang mampu melihat peluang tersebut guna memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap produk kesehatan berupa masker. (HENDRI/B-7)

Berita Terbaru