Pemkab Barito Utara Ubah Keputusan Salat Idul Fitri di Masjid Menjadi di Rumah Saja

  • Oleh Ramadani
  • 22 Mei 2020 - 23:00 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh – Sebelumnya Pemkab Barito Utara telah memberikan kelonggaran untuk pelaksanaan salat berjamaah di masjid termasuk salat Idul Fitri. Keputusan ini telah melalui musyawarah antara pemerintah daerah dan tokoh agama.

Namun, Pemkab Barito Utara kembali menginstruksikan  agar pelaksanaan Salat Idul Fitri 1441 H/2020 M dilaksanakan dengan keluarga di rumah masing-masing.

Hal ini sesuai dengan Instruksi Bupati Barito Utara Nomor 450/44/Kesra tentang Tindak Lanjut Pelaksanaan Instruksi Gubernur Kalimantan Tengah tentang Pengamanan dan Penegakan Protokol Kesehatan dalam rangka Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah di Provinsi Kalimantan Tengah.

Bupati Barito Utara, Jumat 22 Mei 2020 menyampaikan bahwa sehubungan dengan Surat Instruksi Gubernur tersebut dan Instruksi secara lisan melalui Video Conferensi yang dilaksanakan pagi tadi, Jumat 22 Mei 2020, Pemerintah Kabupaten Barito Utara meralat dan menyatakan tidak berlaku untuk Surat Edaran Bupati mengenai Kelonggaran Shalat Lima Waktu, Shalat Jumat dan Shalat Idul Fitri 1441 H di tengah Pandemi Covid-19.

 "Kami sampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Idul Fitri agar dilakukan dirumah masing-masing bersama dengan keluarga," ujar Nadalsyah.

Bupati juga mengharapkan kepada seluruh warga masyarakat Barito Utara untuk dapat mematuhi instruksi yang dikeluarkan.

 "Ini semua untuk kebaikan kita bersama, jangan sampai di Barito Utara terdapat lagi kasus positif Covid-19," kata Nadalsyah.

Disampaikan Nadalsyah bahwa Kabupaten Barito Utara saat ini tidak memiliki kasus positif Covid-19, dengan sembuhnya 3 orang yang dinyatakan positif beberapa waktu yang lalu.

"Semoga OTG, ODP dan PDP yang ada selesai pemantauannya dan semua dinyatakan tidak terpapar Covid-19," harap Nadalsyah.

Terakhir, Bupati memohon do'a dan kepatuhan seluruh warga masyarakat Barito Utara, agar Pandemi Covid-19 segera berakhir.

Berita Terbaru