Hanya 25,35 % Puas Pemerintah Tangani Corona

  • Oleh Inilah.com
  • 03 Juli 2020 - 21:50 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Lembaga Kajian Strategi Pembangunan (LKSP) menggelar kegiatan diskusi virtual bertajuk "Persepsi Masyarakat tentang Penanganan Covid-19 dan Kebijakan Publik Terkait" Kamis (2/7/2020).

Juru bicara LKSP Hafidz Muftisany, menyampaikan pihaknya sudah melakukan survei terhadap 2.047 responden di 34 provinsi. Metode yang digunakan yaitu penentuan sampling menggunakan Krejcie-Morgan dengan margin of error 2,183 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasilnya 74,65 persen responden tidak puas dengan cara pemerintah menanganai virus corona.

"Yang tidak puas itu paling besar beralasan pemerintah tidak tegas dalam menerapkan aturan. Jadi banyak pihak misalnya dari awal pandemi mulai tidak serius dalam Penanganan Covid-19," ujar Hafidz Muftisany.

Alasan lain, sikap jajaran kabinet dalam mengeluarkan kebijakan dianggap kontraproduktif sehingga melemahkan penanganan pandemi virus Corona. Lalu kurangnya transparan pemerintah pada awal penyebaran Covid-19 dan pasokan bantuan sosial yang tidak merata ikut memengaruhi presepsi masyarakat atas kinerja pemerintah.

Sementara yang merasa puas terhadap penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah sebanyak ada 25,35 persen. Pemerintah dinilai berhasil membuat masyarakat tidak panik.

Sementara itu, Direktur Eksekutif InMind Institute, Yon Mahmudi mengatakan hakekatnya tidak ada satu negara yang siap menangani pandemi Covid-19. Untuk itu, bila ada ketidak puasan bisa dianggap hal yang wajar.

"Hal lain juga pemerintah menyerahkan ke gugus tugas Covid-19 dalam penanganan dari pada menyerahkan ke otoritas Kementerian Kesehatan. Berbeda dengan negara-negara lain," kata dia.

(INILAH.COM)

Berita Terbaru