Pemko Palangka Raya Rapat Persiapan Penetapan Status Siaga Darurat Karhutla

  • Oleh Hendri
  • 07 Juli 2020 - 19:25 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pertengahan tahun 2020, Pemerintah Kota Palangka Raya tengah bersiap menyambut masuknya musim kemarau dengan potensi ancaman bencana alam khususnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Untuk itu, Pemko telah mengambil langkah sigap dan upaya dini dengan mempersiapkan peningkatan status siaga darurat karhutla melalui rapat koordinasi, Selasa 7 Juli 2020.

"Hari ini kita gelar rapat koordinasi bersama seluruh pihak terkait, termasuk bersama pimpinan ditingkat kelurahan dan kecamatan serta para tokoh masyarakat. Kita melihat kemungkinan akan masuk ke tahap siaga darurat, sebab ancaman bencana terbesar kita saat memasuki musim kemarau ada karhutla," kata Sekda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu usai memimpin rapat koordini di aula Palampang Tarung.

Hera menambahkan, usai koordinasi persiapan penetapan status ini maka seluruh hasilnya akan disampaikan kepada Wali Kota untuk diambil kebijakan lebih lanjut.

"Apakah akan ditetapkan siaga darurat atau seperti apa nantinya, akan diumumkan secara langsung oleh Wali Kota bahwa kita telah memasuki siaga darurat karhutla," tambahnya.

Hera menuturkan, Pemko telah sejak bulan Maret silam telah melakukan tindakan antisipasi karhutla dengan memperkuat sosialisasi ditingkat keluarahan dan menyiapkan SK tim gugus tugas penanganan karhutla.

Dia mengungkapkan, saat ini sebenarnya Kota Palangka Raya telah masuk dalam status siaga dua karhutla. Sebab untuk menangani karhutla sendiri membutuhkan penanganan khusus dari awal tahun hingga pertengahan tahun ini telah masuk ke siaga dua. (HENDRI/B-7)

Berita Terbaru