Ibu Tersangka Bandar Sabu Menangis saat Anaknya Dibawa Polisi

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 10 Juli 2020 - 22:10 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ibu dan istri tersangka bandar sabu menangis saat tersangka dibawa polisi, setelah tertangkap basah melakukan transaksi barang haram tersebut.

Tangisan ibu dan istri bandar sabu berinisial AR itu terlihat ketika tersangka masuk ke dalam mobil yang akan dibawa ke Polres Kotim.

Bahkan sang ibu sempat meminta izin kepada polisi untuk mengantar pakaian anaknya. Karena mereka takut sang anak tidak berganti pakaian. 

"Saya minta izin membawakan anak saya pakaian saja," ujar sang ibu sambil meneteskan air mata. 

AR diringkus polisi bersama temannya Marhadi. Dari tangan mereka, polisi mengamankan barang bukti berupa 100 gram sabu. 

Keduanya ditangkap di Jalan Sampurna 1, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit. Mereka ditangkap saat sedang bertransaksi. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru