Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kab. Pandeglang Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Jelang Cuti Bersama, Gugus Tugas Covid-19 Murung Raya Imbau Ini

  • Oleh Trisno
  • 27 Oktober 2020 - 13:15 WIB

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Jelang libur panjang cuti bersama perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada akhir pekan ini bisa jadi ada lonjakan arus keluar dan masuk Puruk Cahu bagi warga yang ingin pulang kampung.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena dalam masa Pandemi Covid-19 saat ini, rawan terjadi lonjakan kasus karena penularan mengingat pasti banyak arga yang datang dari luar kota atau yang keluar kota dan nanti kembali saat cuti bersama berakhir.

Sehingga tidak mustahil, ada warga yang membawa virus bbisa bisa menyebarkannya ke arga lainnya di wilayah Kabupaten Mura.

Terkait itu, Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mura melalui Kepala Dinas Kesehatan, dr. Suria Siri  mengimbau kepada masyarakat untuk menyikapi libbur panjang cuti bersama ini dengan bijak dan mengedepankan kesehatan seagai prioritas utama.

Kalau tidak terlalu mendesak, dihimbau untuk tetap berada di rumah dan menghidari bepergian ke luar kota, dan meski memang harus ke luar kota untuk mudik, tentu harus memenuhi protocol kesehatan selama perjalanan maupun beraktifitas sehari hari.

Agar nantinya tidak membawa pulang Covid-19 ke lingkungan tempat tinggalnya dan meminimalisir munculnya klaster baru di Mura.

Penekanan juga disampaikan kepada jajaran ASN dan tenaga honorer kontrak, terkait dengan pelaksanaan cuti bersama diingatkan untuk juga lebih bijaksana dalam mengisi liburan panjang karena saat ini memang kasus di lingkungan kantor Pemerintahan terus bertambah.

Dan diajibkan bagi yang keluar kota untuk melaporkan atau izin terlebih dahulu ke pimpinan SOPD masing masing untuk dilakukan pemantauan termasuk wajib melakukan isolasi mandiri ketika nanti kembali dari luar kota khususnya ke daerah daerah yang tinggi angka kasus tertular Covid-19.

Selain itu, penegakan disiplin protoKol kesehatan akan terus dilakukan meski dalam masa cuti bersama, dan difokuskan kea area public termasuk beberapa tempat isata yang mungkin akan dipadati pengnjung saat libur panjang nantinya.

"Kami menghimbau agar masyarakat bijaksana, mengedepankan kesehatan karena saat ini virus Covid-19 bisa ada dimana saja dan siapapun bisa terpapar, dan jangan sampai kegiatan cuti bersama menjadi klaster dan menambah angka kasus nantinya di Mura,” tuturnya, Selasa, 27 Oktober 2020. (TRISNO/B-5)

Berita Terbaru