Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Samosir Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

2 Pemilik Tambang Emas Mempekerjakan WNA Asal Tiongkok Informasinya Telah Ditangkap

  • Oleh Tim Borneonews
  • 12 Februari 2021 - 13:40 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seiring  beredar video adanya aktivitas warna negara asing (WNA) asal Tiongkok yang melakukan kegiatan penambangan emas di Desa Sambi, Kecamatan Arut Utara (Aruta) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan berkembangnya informasi bahwa 4 WNA sudah ditangkap oleh aparat Kepolisian, kabar kembali berkembang bahwa 2 orang pemilik tambang yang mempekerjakan WNA tersebut juga turut ditangkap.

Namun himgga kini masih belum dipastikan siapa identitas 2 orang pemilik tambang yang telah ditangkap tersebut.

Saat informasi tersebut dikonfirmasi pada Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Rendra Aditia Dhani, Jumat, 12 Februari 2021 yang bersangkutan juga masih belum memberikan jawaban apapun.

Sebelumnya diberitakan, dalam video berdurasi 1 menit 47 detik yang santer beredar tersebut, disebutkan bahwa lokasi video tersebut diambil di Desa Sambi dan memperlihatkan hasil tambang yang sudah dimasukkan dalam tumpukan karung.

Bahkan seiring dengan beredarnya video tersebut juga berkembang kabar adanya penangkapan WNA dari Tiongkok oleh aparat Kepolisian.

Salah seorang pekerja tambang di Desa Sambi yang tidak bersedia menyebutkan namanya mengatakan, aparat kepolisian juga telah menangkap 4 WNA tersebut.

"Penangkapan 4 WNA tersebut berawal dari adanya 15 warga penambang lokal terjaring razia polisi. Kemudian warga tersebut menceritakan, kenapa hanya mereka yang ditangkap. Karena di sekitar tempat kami menambang juga ada orang asing yang melakukan aktivitas penambangan emas menggunakan alat berat. Kenapa tidak dirazia. Karena itulah Polisi meminta satu dari 15 penambang lokal yang terjaring razia untuk menunjukkan lokasi aktivitas WNA tersebut," jelasnya.

Menurut penambang tersebut, polisi juga telah mengamankan alat-alat yang digunakan 4 WNA untuk melakukan aktivitasnya .

"Di antaranya yang diamankan adalah detektor logam, excavator 3 unit dan loader 1 unit. Sepengetahuan kami alat milik WNA tersebut sudah diamankan polisi," jelasnya.

Namun saat hal ini dikonfirmasikan pada Camat Aruta Muhamad Ikhsan, ia tidak bisa memastikan bahwa video yang beredar tersebut berasal dari Kecamatan Aruta.

Berita Terbaru